Sunday, January 26, 2020

Selection : The War Between Women Ep 11 Part 2

Sebelumnya...


Han Mo mengembalikan sketsa Gae Pyeong ke Wal.

Wal terkejut saat Han Mo menyuruhnya mematai2 kediaman Heung Gyeon, mencari Gae Pyeong.

Wal : Kenapa?

Han Mo : Apa?

Wal : Kenapa dia tiba-tiba membidik Yang Mulia Jo Heung Gyeon?

Han Mo : Kau mengatakan "mengapa" atas perintah Raja? Diam dan lakukan apa yang diperintahkan...

Wal : Baiklah... aku tidak mengatakan aku tidak akan melakukannya. Aku akan. Aku akan melakukannya, tap... aku perlu alasan untuk dapat melakukannya. Apakah Yang Mulia Jo Heung Gyeon benar-benar pelakunya? Jika begitu... Apakah ayah Ratu...


Han Mo mencengkram Wal.

Han Mo : Diam dan lakukan apa yang diperintahkan.

Wal : Iya.


Gae Pyeong keluar dari kediaman Heung Gyeon.

Melihat Gae Pyeong, Wal heran kenapa Gae Pyeong siang2 memakai topi jerami.


Wal bergegas mengikuti Gae Pyeong.

Sadar diikuti, Gae Pyeong bergegas menyembunyikan diri.


Wal kehilangan jejak Gae Pyeong. Ia kebingungan mencari Gae Pyeong tanpa sadar Gae Pyeong sembunyi di dekatnya.

Gae Pyeong menyiapkan pisaunya kalau2 Wal berjalan ke arahnya, tapi Wal malah berlari ke arah lain.


Kyung berdiri di taman favoritnya.

Eunuch : Anda tampak kesal hari ini. Apakah anda memiliki mimpi lain secara kebetulan?


Kyung tak menjawab dan teringat mimpinya.


Lalu ia ingat kata2 Eun Bo tadi.

Eun Bo : Kenapa kau selalu manis padaku? Aku berbohong padamu dan menipumu.


Kyung lalu ingat saat Eun Bo bilang takut air karena pernah hampir tenggelam saat masih kecil.

Kyung : Tapi kau berada di atas kapal denganku terakhir kali.


Lalu Kyung ingat saat berada di atas kapal dengan Eun Ki.

Eun Ki : Jika aku menjadi berbeda dari aku, jika aku menjadi orang lain... yang akan kau lakukan?


Kyung juga ingat ekspresi Eun Ki ketika ia tak sengaja menjatuhkan lentera ke sungai.


Kemudian ia ingat kata2 Eun Bo.

Eun Bo : Lentera itu cantik.


Ia ingat saat kencan dengan Eun Bo terakhir kali di pinggir sungai, sebelum menjadikan Eun Bo selirnya.

Eun Bo : Tidakkah kau pikir aku sudah berubah? Jika demikian, apakah kau menyukaiku yang sekarang daripada ketika aku lebih feminin?


Kyung juga ingat saat Eun Ki mengikuti seleksi.

Kyung : Ketika aku masih Putra Mahkota, aku bertemu denganmu.

Eun Ki : Maafkan aku, Yang Mulia. Aku tidak ingat.


Terakhir ia ingat saat mengajak Eun Bo ke toko tua, mengenang masa lalu mereka.

Kyung : Aku pikir kau lupa segalanya tentang kenangan masa kecil kita.

Eun Bo : Jadi aku mengatakan itu bahwa aku lupa semuanya.


Kyung pun sadar cinta pertamanya itu Eun Bo dan yang dinikahinya adalah Eun Ki

Kyung : Memikirkannya sekarang, ada sesuatu yang tidak beres selama ini. Aku akan pergi ke rumah Selir Hong malam ini. Beri tahu dia sebelumnya.


Eun Bo terkejut saat Yeo Wool bilang, Kyung akan datang malam nanti.

Yeo Wool : Aku akan pergi ke dapur kerajaan dan mendapatkan sesuatu untuk dimakan.


Young Ji diberitahu Byul tentang Kyung yang akan pergi ke kediaman Eun Bo.

Young ji : Bagaimana mungkin? Dia bahkan belum datang ke Istana Ratu.

Young Ji kesal, ayah benar. Duduk dan menunggu di sini tidak mengubah apa pun.

Young Ji lalu beranjak pergi.


Yeo Wool dibantu seorang pelayan lagi tengah merias Eun Bo.

Usai dirias, Eun Bo menatap wajahnya di cermin dengan wajah tegang.


Kyung hendak pergi ketika Young Ji datang ke kamarnya.

Young Ji : Yang Mulia, sudah larut malam. Kemana kau akan pergi?

Kyung : Apa yang kau lakukan di sini malam hari? Dan kau tiba-tiba muncul.

Young Ji : Aku punya sesuatu untuk dikatakan pada anda segera ...

Kyung : Aku akan mendengarkannya nanti.


Kyung mau ke pintu tapi dihalangi Young Ji.

Young Ji : Tolong jangan pergi. Anda tidak dapat pergi ke Selir Hong. Anda lebih tahu dari siapa pun. Seluruh istana akan berbicara. Bagaimana anda bisa menghindariku dan mengunjungi selir?


Young Ji lantas meraih tangan Kyung dan meletakkannya di pipinya.

Young Ji : Yang Mulia, aku mohon padamu.


Young Ji juga memeluk Kyung.

Young Ji : Tolong biarkan aku bersamamu malam ini.

Kyung : Junjong, kau lupa apa yang kukatakan pada malam pertama pernikahan? Aku bilang kau bukan wanita bagiku.


Kyung lalu melepaskan pelukan Young Ji.

Kyung : Jangan pernah melakukan ini lagi.

Kyung pergi. Young Ji menangis.


Di kamarnya, Eun Bo siap dengan racunnya. Dengan tangan gemetar ia menuangkan racun itu ke dalam teko.

Eun Bo lalu menangis.


Kyung tiba di kediaman Eun Bo. Sebelum masuk, Kyung minta Eunuch menyuruh semuanya pergi.

Eunuch menolak. Ia bilang, Kyung tak boleh mengusir semua pelayan menurut hukum. Tapi karena Kyung bersikeras, Eunuch dan

Yeo Wool serta dua pelayan pun menjauhi kamar Eun Bo.


Kyung masuk. Eun Bo langsung berdiri. Kyung melihat teko teh yang sudah dicampur racun itu.

Kyung lantas duduk.


Eun Bo menuangkan teh beracun ke cangkir Kyung juga cangkirnya.


Kyung menatap Eun Bo.

Kyung : Baunya enak. Apa jenis tehnya?

Eun Bo : Ini teh jujube.

Kyung : Aku mendengar jujube jago menyembuhkan luka. Kalau dipikir-pikir itu, apakah luka di dadamu baik-baik saja?

Eun Bo : Iya. Itu sembuh dengan baik.


Kyung : Kau melakukan kesalahan lagi. Kau tidak tertembak di dada, tapi di perut.


Kyung lalu melihat tangan Eun Bo yang gemetaran.

Kyung : Mengapa kau begitu gemetar? Kita berada di ruangan yang hangat kali ini.


Kyung pun menantang Eun Bo. Ia menatap tajam Eun Bo sambil terus mengarahkan cangkir teh beracun itu ke mulutnya.

Eun Bo yang tak rela Kyung kenapa-napa, akhirnya menjatuhkan cangkir itu.


Diluar, Yeo Wool, Eunuch dan seorang pelayan lagi kaget.


Kyung mencengkram tangan Eun Bo.

Kyung : Kau bukan Eun Ki. Siapa kau? Kau siapa? Katakan siapa kau!

Tangis Eun Bo pecah.

Kyung : Untuk alasan apa kau membodohiku dengan berpura-pura menjadi Eun Ki? Dan bagaimana kau tahu tentang masa kecil kita? Katakan padaku!

Eun Bo diam saja dan terus menangis.


Kyung melepas cengkramannya.

Kemudian ia berdiri dan tanya isi cangkir teh itu. Eun Bo tak menjawab. Kyung pun keluar dengan wajah marah.


Kyung : Permaisuri Hong tidak diizinkan meninggalkan rumah mulai sekarang. Aku tidak mengizinkan siapa pun masuk ke dalam. Perhatikan semua yang dia konsumsi dan katakan. Kau harus melaporkan kepadaku tentang segalanya.

Kyung pergi. Eunuch bergegas mengikuti Kyung.


Yeo Wool masuk ke dalam dan kaget melihat keadaan di dalam.

Eun Bo sudah pucat pasi.


Kyung kembali ke kamarnya dan memanggil Han Mo.

Kyung : Seharusnya ada botol hijau di rumah Selir Hong. Temukan dan ambil kembali. Dan cari tahu apa yang ada di botol diam-diam.

Han Mo mengerti dan bergegas pergi.


Eunuch : Yang Mulia, apa yang sedang terjadi, boleh saya bertanya?

Kyung : Aku ingin sendiri. Anda harus pergi juga.

Eunuch : Yang Mulia ...

Kyung : Pergi!

Eunuch pun pergi.


Kyung menangis sampai dadanya sesak. Ia kecewa, terpukul dan terluka.

Bersambung ke part 3...

No comments:

Post a Comment