Skip to main content

Selection : The War Between Women Ep 15 Part 4

Sebelumnya...


Kyung berdiri di depan istananya, ditemani Han Mo dan Eunuch. Kyung marah karena belum ada kabar juga dari Eun Bo.

Eunuch mencoba menenangkan Kyung dengan mengatakan bahwa penjaga keamanan pasti akan menemukan Eun Bo.


Eun Bo masih teriak-teriak, meminta dibukakan pintu.

Song Yi masuk. Eun Bo kaget melihat Song Yi.

Song Yi : Aku harus datang karena aku mendengarmu membuat keributan. Ya, ampun. Aku sudah bilang untuk menjaganya tetap aman. Kita tidak bisa membiarkannya terluka.

Eun Bo : Apakah kau yang memerintahkan mereka untuk melakukan ini? Apa yang akan kau lakukan sekarang?

Song Yi : Apa maksudmu? Kaulah yang memulai!


Song Yi mencengkram baju Eun Bo.

Song Yi : Beraninya kau menghancurkan keluargaku dan Kim Song Yi? Apakah kau pikir kau akan aman setelah menghancurkan keluarga Kim?

Eun Bo : Berhenti membuat alasan. Kau menghancurkan dirimu sendiri.


Song Yi tambah kesal mendengarnya. Ia mau menampar Eun Bo tapi menahan diri.

Song Yi : Aku ingin menghancurkanmu, tapi aku menekan diriku sendiri. Jadi diamlah dan tetaplah di sini sampai perbuatan itu selesai.

Eun Bo : Perbuatan? Apa maksud dari perkataanmu? Apa yang kau rencanakan kali ini?

Song Yi : Apakah kau penasaran? Penurunan tahta. Saat kau terjebak dalam kegelapan, dunia akan berubah. Jadi persiapkan dirimu.

Song Yi lantas menyuruh pelayannya mengikat Eun Bo jika Eun Bo melawan.

Song Yi pergi. Pintu pun kembali dikunci.


Eun Bo : Penurunan tahta?

Tak lama kemudian, Eun Bo sadar Kyung dalam bahaya.


Tak mau Kyung terluka, Eun Bo mencari cara untuk keluar.

Ia memecahkan salah satu guci.

Song Yi yang mendengar itu kaget dan menyuruh pelayannya membuka pintu.


Eun Bo mengambil pecahan guci dan menodongkannya ke lehernya.

Song Yi dan para pelayannya kaget melihat itu.

Eun Bo : Kau bilang aku tidak boleh terluka, bukan? Kau bilang begitu kan?

Song Yi : Apa yang kalian semua lakukan! Ambil itu darinya dan masukkan dia kembali ke dalam!

Eun Bo : Jangan bergerak!

Para pelayan tak berani bergerak

Eun Bo : Mungkinkah... orang itu... pangeran?


Sadar kekasihnya dalam bahaya, Eun Bo menyuruh para pelayan Song Yi menyingkir.

Untunglah, pelayan Song Yi yang kini menjadi pelayan Eun Bo, membantu Eun Bo.

Ia mendorong para pelayan lain dan menyuruh Eun Bo kabur. Eun Bo pun kabur.


Para pengawal Jae Hwa berhasil masuk ke istana dengan menyamar sebagai anggota Direktorat Pengawal Lima.

Tak jauh dari istana, Heung Gyeon bersama anak buah Jae Hwa lainnya juga sudah menunggu.

Melihat para pengawal Jae Hwa berhasil masuk ke istana, Heung Gyeon menyuruh anak buah Jae Hwa yang bersamanya melepaskan tembakan.


Wal yang sedang berkeliaran mencari Eun Bo bersama beberapa pasukan, terkejut mendengar tembakan.


Eun Bo yang sedang menuju Kyung, juga mendengar suara tembakan. Ia pun cemas.


Han Mo dan Eunuch menyuruh Kyung masuk ke dalam..

Han Mo : Aku akan segera melepaskan penjaga dan mencari tahu apa yang terjadi.

Kyung marah, tahan dulu! Ini adalah kudeta. Jangan pisahkan penjaga. Bawa semuanya ke kamarku.


Para prajurit Jae Hwa yang berhasil menyusup ke istana sbg anggota Direktorat Lima, menyiapkan jarum beracun. Mereka menusuk para penjaga istana.


Setelah itu, tangan kanan Jae Hwa meniup peluit.

Setelah bunyi peluit terdengar, Jae Hwa dan rombongannya masuk ke dalam istana.


Han Mo menghadap Kyung.

Kyung : Apakah Eun Bo belum ditemukan?

Han Mo : Tidak, Dia belum ditemukan. Tapi aku memang mengumpulkan para penjaga.

Kyung : Bersiap-siaplah. Pasukan pemberontak akan datang ke sini.


Tangan kanan Jae Hwa langsung bergabung bersama Jae Hwa.

Jae Hwa : Aku akan ke kamar Raja. Kau, bawa wanita itu.

Eun Bo yang sedang menuju kamar Raja, kaget melihat para pemberontak.

Eun Bo pun bergegas sembunyi.


Jae Hwa tiba di depan kamar Raja.

Jae Hwa : Temukan Raja!

Tepat saat itu, Kyung keluar bersama Han Mo dan Eunuch.

Kyung : Berhenti.


Seluruh pengawal berkumpul, melindungi Kyung.

"Pangeran, ini tidak seperti yang kita harapkan. Semua penjaga ada di sini." ucap salah satu anak buah Jae Hwa.

"Tangkap Lee Jae Hwa, pemimpin pasukan pemberontak. Ini adalah perintah." ucap Kyung.

"Dengarkan, para pemberontak! Malam ini, kita akan... membunuh sang raja!" ucap Jae Hwa.


Perkelahian pun pecah.


Wal yang masih berkeliaran mencari Eun Bo tiba di gudang tempat Eun Bo disekap. Mereka bergegas sembunyi saat melihat Song Yi.

Mereka menguping percakapan Song Yi dengan tangan kanan Jae Hwa.

Song Yi : Aku tidak punya pilihan. Aku yakin menuju dia menuju ke kamar Raja.  Pergi kesana sekarang.

Mendengar itu, Wal bersama beberapa pasukan bergegas mencari Eun Bo.


Kyung mencabut pedangnya. Ia hendak bertarung dengan Jae Hwa tapi dicegah Eunuch.

Salah satu anak buah Jae Hwa mendekati Kyung, membawa pedang.

Tapi Han Mo dengan sigap menebasnya.


"Aku tidak berpikir kita bisa bertahan lama." ucap salah satu anak buah Jae Hwa.

"Lakukan rencana selanjutnya." suruh Jae Hwa.


Anak buah Jae Hwa kembali bertarung dengan para pasukan Kyung.

Sementara Jae Hwa dan beberapa pasukannya diam2 melangkah keluar.

Tepat saat itu, Eun Bo datang. Eun Bo kaget melihat Jae Hwa.

Jae Hwa : Tangkap wanita itu.


Wal datang dan berusaha melindungi Eun Bo.

Jae Hwa : Apa kau juga di dalam istana sebagai penjaga keamanan Raja?

Wal : Aksen Hanyangmu tidak buruk. Lama tidak bertemu. Pangeran berwajah dua.

Wal gemetaran.

Jae Hwa : Jangan gemetar. Kau mungkin bisa kehabisan keberuntungan.


Wal mengayunkan pedangnya tapi karena Wal bukan tandingan Jae Hwa, Wal dengan mudah dijatuhkan Jae Hwa.

Jae Hwa hendak membunuh Wal, tapi dihentikan Eun Bo.

Eun Bo : Apa yang kau inginkan?

Jae Hwa : Jika aku katakan, apakah kau akan membiarkan aku memilikinya? Aku sedang berpikir untuk membawamu bersamaku.

Eun Bo : Tolong bunuh saja aku. Jika kau berencana menggunakan aku untuk mengancam Yang Mulia, ini tidak akan terjadi.


Kyung panic karena tidak bisa menemukan Jae Hwa.

Kyung : Temukan Pangeran!


Eun Bo memeriksa kondisi Wal. Wal kesakitan, memegangi lengannya yang terluka karena sabetan pedang Jae Hwa.

Tiba2 saja, Wal hilang kesadaran.

Eun Bo panic, Wal-ah!


Kyung terkejut, seolah-olah ia bisa mendengar teriakan Eun Bo.


Bersambung....

Berharap endingnya, Jae Hwa mati ditangan Eun Bo. Dan Heung Gyeon dieksekusi, minum racun oleh Kyung. Kalau bisa mah, dia dieksekusi di depan Young Ji, biar Young Ji ngerasain apa artinya kehilangan. Kalau Keluarga Kim cukuplah diasingkan aja....

Comments

Popular posts from this blog

I Have a Lover Ep 50

Sebelumnya.... “Aku rasa aku jatuh cinta lagi padamu.” Ucap Jin Eon begitu Hae Gang menghampirinya. “Aku sudah tahu.” jawab Hae Gang. “Berikan tasmu.” Pinta Jin Eon. “Tidak mau, tas melambangkan harga diri seorang wanita.” Jawab Hae Gang. “Berikan padaku. Tas wanitaku melambangkan harga diriku.” ucap Jin Eon. Hae Gang pun tersenyum, lalu memberikan tas alias keranjangnya yang berisi peralatan mandi pada Jin Eon. Jin Eon kemudian menyuruh Hae Gang menggandeng lengannya. Hae Gang pun menggandeng lengan Jin Eon, dan selanjutnya keduanya beranjak pergi menuju sauna dengan senyum terkembang. “Kau akan memakai itu?” tanya Hae Gang saat melihat Jin Eon sedang memilih2 baju sauna. “Aku pernah memakainya dulu.” Jawab Jin Eon. “Tak bisa kubayangkan…” dan Hae Gang pun tersenyum geli, “… tapi entah bagaimana tampaknya akan lucu.” “Awas ya kalau kau jatuh cinta padaku.” Ucap Jin Eon.   Ajumma penjaga sauna kemudian memberitahu bahwa Jin Eon...

I Have a Lover Ep 17 Part 2

Sebelumnya <<< Hae Gang di rumah sakit, menunggui Moon Tae Joon yang sedang di operasi. Wajahnya tampak cemas. Tak lama kemudian, Jin Eon datang. Dua staf keamanan Jin Eon yang sudah duluan tiba di sana, langsung menemui Jin Eon begitu Jin Eon datang. "Bagaimana dengan Moon Tae Joon?" tanya Jin Eon. "Dia sedang di operasi." jawab salah satu staf keamanan Jin Eon. "Lalu Do Hae... ah, maksudku Nona Dokgo Yong Gi?" tanya Jin Eon. "Dia menunggu di depan ruang operasi." jawab staf keamanan itu lagi. "Kau sudah mendapatkan nomor platnya?" tanya Jin Eon. "Sudah." Staf keamanan Jin Eon pun memberikan nomor plat kendaraan yang menabrak Tae Joon pada Jin Eon. Jin Eon menatap nomor plat itu dengan wajah cemas. Ia lalu menyusul Hae Gang ke ruang operasi. Keluarga Moon Tae Joon menyalahkan Hae Gang atas kecelakaan yang menimpa Tae Joon. Kakak Tae Joon berkata, jika saja Tae Joon mendengarkannya untuk m...

I Have a Lover Ep 23 Part 1

Sebelumnya.... Hae Gang masih belum siuman. Diluar, Jin Eon terus berteriak ingin kembali dengan Hae Gang. Di dalam, Hae Gang mulai sadar. Jin Eon terus berteriak, memohon agar Hae Gang mau memberinya satu kesempatan lagi. Baek Seok yang sudah tidak bisa menahan dirinya lagi pun langsung mencengkram kerah baju Jin Eon. “Bagaimana bisa begitu mudah bagimu? Bagaimana mungkin cinta sesederhana itu bagimu? Apa? Kau ingin kembali? Bagaimana caranya kau kembali? Dia ditikam setelah menemukan jalan pulangnya! Di depan mataku, dia hampir mati! Baik kau dan aku tidak memiliki tempat untuk kembali. Kau lah satu2nya orang yang mendorongnya ke jurang! Kau orang yang mendorongnya ke jurang sebanyak dua kali! Kau mencampakkannya! Setelah kau mencampakannya, kenapa? Kenapa sekarang, setelah semua yang terjadi? Tidak ada ingatan tentangmu selama 4 tahun ini! Kenapa? Kau membuatku mencintainya, lalu kenapa? Saat cintaku begitu sulit… saat aku mencintaimu, membuatku bahkan tidak bernapas…” ucap...