Skip to main content

I Have a Lover Ep 47 Part 2

Sebelumnya...


Hae Gang tampak sedang menenangkan seorang gadis kecil yang sedang sakit. Baju Hae Gan terkena muntahan gadis kecil itu. Hae Gang menepuk2 punggung gadis kecil itu sambil mensugesti gadis kecil itu dengan mengatakan bahwa gadis kecil itu baik2 saja. Hae Gang lantas membaringkan gadis kecil itu di kasurnya. Hae Gang kemudian tersenyum, menatap gadis kecil itu yang sudah mulai tertidur.

ā€œKau bisa berbaring di atas lenganku, sebagai bantal dan menggenggam tanganku dan tidur bersamaku dan memimpikan ibumu.ā€ Ucap Hae Gang.

Seorang ajumma pun datang, ia ingin tahu apa kata dokter tentang penyakit gadis kecil itu. Hae Gang bilang, itu pneumonia tapi dia diperbolehkan pulang oleh dokter karena dianggap sudah sembuh. Ajumma itu lantas menanyakan apa hubungan Hae Gang dengan ibu gadis kecil itu.

ā€œKami satu sel. Napi 4288 memintaku datang ke sini. Kau tak punya cukup orang untuk menjaga anak ini. Pakaian Ha Na basah kuyub. Kalau boleh, aku ingin membelikannya pakaian juga.ā€ jawab Hae Gang.

Seok menghubungi Jin Eon. Ia memberitahu Jin Eon bahwa Hae Gang sudah dibebaskan tengah malam tadi, tapi ia tak tahu Hae Gang ada dimana. Seok bilang sudah mencari ke rumah di Buamdong, tapi Hae Gang tak ada di sana. Jin Eon cemas. Seok lalu berkata, kalau ia memiliki nomor teman satu sel Hae Gang.

ā€œMaaf sudah membuatmu mengkhawatirkan wanita yang tidak ada kaitannya denganmu.ā€ Ucap Seok, sebelum menyudahi pembicaraan mereka.


Seol Ri diajak makan siang oleh rekannya, tapi Seol Ri bilang kalau dia membawa bekal makan siang. Pria itu pun kesal karena Seol Ri bicara tanpa menatapnya. Seol Ri menyuruh pria itu pergi karena pria itu hanya mengganggunya saja. Pria itu pun berkata, bahwa ia akan pergi membeli makan siang jadi Seol Ri harus menunggunya agar mereka bisa makan siang bersama. Terlihat jelas bahwa pria itu menyukai Seol Ri.


Lalu, pria pengantar air masuk dan menabrak pria yang menyukai Seol Ri tanpa sengaja. Pria yang menyukai Seol Ri pun marah dan langsung memaki si pria pengantar air. Pria pengantar air protes karena pria yang menyukai Seol Ri memanggilnya dengan sebutan pria pembawa air.


ā€œAku Geum Gang San. Aku ini bukan pembawa air, tapi Geum Gang San. Ayo kita pergi ke gunung Gang San, dengan 12 ribu puncak. Semakin kau memandangnya, semakin indah dan menakjubkan. Gunung yang bersalin pakaian warna warni setiap musimnya, namanya juga indah sehingga disebut Geum Gang. Saat kau bilang, disebut dengan Geum Gang, Geum Gang San yang indah itu, adalah namaku.ā€ Ucap si pria pembawa air.

Seol Ri pun tersenyum geli mendengar ocehan pria pembawa air itu.  Sementara pria yang menyukai Seol Ri memanggil pria pembawa air dengan sebutan bodoh.

ā€œAku ini Geum Gang San, bukan bodoh.ā€ Protes Gang San.


Seol Ri lantas melirik pria yang menyukainya itu, bukannya kau mau pergi membeli makan siang?


Pria yang menyukai Seol Ri pun bergegas pergi. Sementara Gang San, dia langsung tergagap saat melihat Seol Ri. Ia bahkan tidak sengaja menjatuhkan galon air yang sudah kosong saking gugupnya dan juga menjatuhkan galon yang berisi air sehingga membuat sepatu Seol Ri basah. Gang San pun bergegas meminjamkan sepatunya pada Seol Ri.


Di ruangannya, Jin Eon berusaha menghubungi Seok, tapi ponsel Seok sibuk terus. Itu membuat Jin Eon kesal.Tak lama kemudian, Hyun Woo datang dan ia langsung tanya kenapa Jin Eon memanggilnya.

ā€œBaek Seok.ā€ Jawab Jin Eon.

ā€œAda apa dengan Baek Seok?ā€ tanya Hyun Woo.

ā€œSinggahlah ke kantornya.ā€ Suruh Jin Eon.

ā€œUntuk melakukan apa?ā€ tanya Hyun Woo.

ā€œTak seorang pun tahu keberadaannya. Dia terburu-buru keluar pada waktu tengah malam, tapi dia bahkan tidak pergi ke Buamdong.ā€ Jawab Jin Eon.

ā€œSiapa? Wanita itu? Wanita yang tidak ada kaitannya denganmu itu?ā€ sindir Hyun Woo.


Jin Eon pun sewot,  Kau, singgahlah!

ā€œKau menyuruhku agar tidak menyebut-nyebut wanita itu, dengan mulutmu sendiri bahwa kau benar-benar tidak akan menemuinya, dengan mulut itu kau bilang dia tak ada kaitannya denganmu, dengan mulut itu kau tak mau menemuinya.ā€ Ucap Hyun Woo

ā€œAku tidak berniat menemuinya. Aku tak akan pernah mau menemui wanita itu. Tapi? Aku berusaha menemukan keberadaannya dan apakah dia masih hidup atau mati. Di mana dia, apakah dia baik-baik saja dan mengapa dia menghilang? Aku hanya ingin memastikannya saja.ā€ Kilah Jin Eon.

ā€œDasar kau ini.ā€ ucap Hyun Woo.

ā€œAku tidak menemuinya. Aku tidak mau menemuinya. Aku tidak akan menemuinya!ā€ jawab Jin Eon.


Hae Gang yang berada di teras sebuah restoran, berbicara dengan Seok di telepon. Ia menyuruh Seok mencari informasi tentang sebuah kasus kejahatan.Seok tak setuju dengan tindakan Hae Gang yang berencana masuk ke dalam restoran si pembunuh itu.

ā€œKalau begitu membiarkannya menjalani hukuman 12 tahun atas pembunuhan yang tidak dilakukannya? Aku harus membebaskannya dari perangkap itu. Anak perempuannya yang berusia 4 tahun sendirian di panti asuhan. Aku harus mengeluarkannya secepat mungkin. Jika dia semakin besar, sang ibu akan menjadi luka bagi si anak yang tak bisa dilenyapkan. Akan jadi selama-lamanya bagi sang anak dan ibu. Aku akan bekerja di sana selama 2 atau 3 hari, dan cepat-cepat keluar. Aku tidak akan tinggal lama.ā€ Ucap Hae Gang.

ā€œBerhati-hatilah.ā€ Jawab Seok akhirnya.

ā€œAku tahu. Sudah dulu.ā€ Ucap Hae Gang.


Selesai bicara dengan Hae Gang, Seok pun langsung menemui Hyun Woo yang sudah menunggunya. Hyun Woo menanyakan keberadaan Hae Gang pada Seok. Seok pun terpaksa memberitahu Hyun Woo rencana Hae Gang untuk menangkap si pembunuh dengan menyamar sebagai pelayan di restoran itu.


Hae Gang benar2 menjalankan niatnya menangkap si pembunuh. Ia menemui si pemilik restoran dan melamar pekerjaan di sana. Hae Gang berkata, jika si pemilik restoran bersedia mempekerjakannya selama 2 atau 3 hari dan merasa tidak puas, maka pria itu boleh memecatnya. Pria itu pun setuju.


Usai dari kantor Seok, Hyun Woo pun langsung menemui Jin Eon di kantor. Hyun Woo memberitahu Jin Eon bahwa Hae Gang ada di sebuah panti asuhan. Hyun Woo pun meminta Jin Eon mentraktirnya makan malam sebagai imbalan atas informasi Hae Gang.


Di restoran itu, Hae Gang tampak sibuk melayani para tamu. Tak lama kemudian, Jin Eon dan Hyun Woo datang. Namun Jin Eon sama sekali tidak menyadari keberadaan Hae Gang di sana. Hyun Woo mengedarkan pandangannya, mencari Hae Gang. Dan ia terdiam melihat Hae Gang yang lagi melayani tamu.


Pelayan lain mengantarkan Jin Eon dan Hyun Woo ke sebuah ruangan. Tak lama kemudian, Hae Gang pun masuk membawa teko teh. Hae Gang mematung melihat sosok Jin Eon di hadapannya. Jin Eon pun sama terkejutnya melihat Hae Gang yang bekerja sebagai pelayan di sana.

Comments

Popular posts from this blog

I Have a Lover Ep 50

Sebelumnya.... ā€œAku rasa aku jatuh cinta lagi padamu.ā€ Ucap Jin Eon begitu Hae Gang menghampirinya. ā€œAku sudah tahu.ā€ jawab Hae Gang. ā€œBerikan tasmu.ā€ Pinta Jin Eon. ā€œTidak mau, tas melambangkan harga diri seorang wanita.ā€ Jawab Hae Gang. ā€œBerikan padaku. Tas wanitaku melambangkan harga diriku.ā€ ucap Jin Eon. Hae Gang pun tersenyum, lalu memberikan tas alias keranjangnya yang berisi peralatan mandi pada Jin Eon. Jin Eon kemudian menyuruh Hae Gang menggandeng lengannya. Hae Gang pun menggandeng lengan Jin Eon, dan selanjutnya keduanya beranjak pergi menuju sauna dengan senyum terkembang. ā€œKau akan memakai itu?ā€ tanya Hae Gang saat melihat Jin Eon sedang memilih2 baju sauna. ā€œAku pernah memakainya dulu.ā€ Jawab Jin Eon. ā€œTak bisa kubayangkanā€¦ā€ dan Hae Gang pun tersenyum geli, ā€œā€¦ tapi entah bagaimana tampaknya akan lucu.ā€ ā€œAwas ya kalau kau jatuh cinta padaku.ā€ Ucap Jin Eon.   Ajumma penjaga sauna kemudian memberitahu bahwa Jin Eon...

Ruby Ring Ep 93 Part 2

Sebelumnya... Dongpal dan Jihyeok yang berseragam militer, sedang menata restoran sesuai arahan Chorim. Tapi kemudian, Dongpal sebal karena Chorim menyuruh mereka menggeser meja kesana kemari. Chorim pun jadi sewot. "Kau ingin aku yang sedang hamil melakukan ini!" Jihyeok tertawa melihat perdebatan orang tuanya. Daepung lantas keluar dari dapur. Ia menghentikan pertengkaran itu dan mengaku, akan mengangkat meja itu sendirian. Tapi karena mejanya berat, Jihyeok dan Dongpal langsung membantu Daepung. Geum Hee tiba-tiba datang, mengejutkan Chorim. Geum Hee membawakan sebuket bunga untuk Chorim. "Kudengar kau hamil. Jadi kubawakan bunga ini. Bunga ini bagus untuk kehamilan. Kuharap anakmu secantik bunga ini." ucap Geum Hee. Daepung lantas mengajak Geum Hee pergi. "Jihyeok-ah, apa yang terjadi?" tanya Chorim. "Paman Daepung jatuh cinta. Dia ingin menikah jadi dia bekerja keras." jawab Jihyeok. Mendengar Geum Hee c...

I Have a Lover Ep 8

Sebelumnya <<< Hae Gang keluar dari sebuah ruangan. Ia berjalan di koridor kampus sambil memikirkan percakapannya dengan seseorang. "Jin Eon adalah putra pemilik Perusahaan Farmasi Cheon Nyeon? Anak itu, dia tidak memberitahukan saya. Jika saya mengeluarkan Kang Seol Ri dari tim penelitian kami, apakah itu akan memuaskan?"   Flashback.... Ketika Hae Gang sedang berbicara dengan Direktur Kampus.  "Ya. Sebagai imbalan, penelitian yang sedang anda kerjakan, akan didukung Perusahaan Farmasi Cheon Nyeon. Sampai tahun 2015, satu juta per tahun." jawab Hae Gang. "Saya akan melakukannya. Tidak sulit bagi saya melakukannya." ucap Direktur Kampus. Flashback end Hae Gang lalu keluar dan berjalan di taman kampus. Saat itulah ia melihat Seol Ri berjalan keluar dari kampus dan menuju ke arah lain. Hae Gang menatap dingin Seol Ri . Seol Ri tidak melihat Hae Gang dan terus berjalan ke bangku taman. Hae Gang masuk ke lab Jin Eon...