Skip to main content

The Promise Ep 4 Part 3

All Content From KBS2
Penulis : Catatan-Iza
Sinopsis Lengkap : The Promise
Sebelumnya : The Promise Eps 4 Part 2
Selanjutnya : The Promise Eps 5 Part 1




Yoo Kyung kembali mengerjai Na Yeon.

Dia menyuruh Na Yeon membeli beberapa kue serta buah-buahan karena rumahnya akan kedatangan tamu.

Bibi merasa kasihan, ia yakin Na Yeon tidak akan sanggup membawanya sendirian dan menyarankan Yoo Kyung untuk memakai jasa layan antar saja.

Tapi Yoo Kyung tidak mau dengan alasan tidak percaya dengan jasa layan antar seperti itu.

"Bibi mau pergi sendiri?" tanya Yoo Kyung. Sontak, si bibi menolak dengan alasan pekerjaannya.

"Aku baik-baik saja. Aku akan segera kembali." jawab Na Yeon, lalu pergi.

Tepat setelah Na Yeon pergi, Tae Joon datang bersama Presdir Jang.


Presdir Jang mengenalkan Tae Joon sebagai murid penerima beasiswa Baekdo Group pada Yoo Kyung. Ia mengatakan, bahwa

Tae Joon adalah citra masa depan perusahaan mereka.

"Oh, jadi kau si murid beasiswa itu." ucap Yoo Kyung.

Tak lama kemudian Se Jin turun dan Presdir Jang pun memperkenalkan Se Jin pada Tae Joon.

"Dia putriku. Usia kalian sama jadi bertemanlah." ucap Presdir Jang.

"Annyeong." sapa Se Jin.

"Tapi dimana Na Yeon? Aku tidak melihatnya? tanya Presdir Jang.

"Kusuruh dia bertugas." jawab Yoo Kyung.

Tae Joon pun kaget mendengar nama Na Yeon. Ia berpikir, apakah itu Na Yeon yang sama dengan Na Yeon yang dikenalnya.


Na Yeon yang hampir sampai, diserempet oleh pengendara motor. Ia pun jatuh dan buah-buahan yang dibelinya berserakan di jalan.

Na Yeon kebingungan. Ia lantas memungut buah-buahannya yang jatuh. Saat hendak berdiri, ia merasakan sakit di lututnya.

Lututnya terluka!


Yoo Kyung terkejut mendengar Tae Joon bisa memenangkan semua penghargaan tanpa bimbingan.

Presdir Jang pun berkata, ia mengundang Tae Joon makan malam di rumahnya karena merasa bangga pada Tae Joon.

Presdir Jang lalu meminta Tae Joon jadi guru les Se Jin.

"Appa, aku juga murid yang baik dari sepuluh kelas meski aku lemah di matematika." jawab Se Jin.

Yoo Kyung pun meminta Tae Joon mengajari Se Jin matematika seminggu sekali.

Se Jin lantas berniat menguji Tae Joon. Ia mengajak Tae Joon ke kamarnya dan mengaku akan mengajukan beberapa pertanyaan pada Tae Joon.


Tae Joon merasa kikuk. Ia mengaku itu kali pertamanya masuk ke kamar perempuan.

Se Jin pun meminta Tae Joon bicara santai dengannya karena ia juga bicara santai dengan Tae Joon.

Se Jin lalu mengambil buku matematikanya. Saat berbalik, ia menemukan Tae Joon sedang menyentuh pianonya.

"Kau suka piano?" tanya Se Jin.

"Hanya mendengarkan. Kau bisa main piano?"

"Aku tidak bisa. Sepertinya aku tidak berbakat. Aku selalu melakukan kesalahan. Tapi sekarang aku ingin berlatih."


Presdir Jang menyambut Hwi Gyeong dengana ramah.

Tapi tidak dengan Yoo Kyung. Ia tidak suka melihat Hwi Gyeong.

Hwi Gyeong mengaku sangat merindukan Se Jin. Ia ingin mengajak Se Jin jalan-jalan keluar dan membeli es krim.

Tapi Yoo Kyung bilang, Se Jin sedang bimbingan.


Na Yeon tiba di rumah. Ia melihat sepeda motor yang menabraknya tadi parkir di depan rumah Presdir Jang.

Tak lama kemudian, Hwi Gyeong keluar dan mata Na Yeon langsung berkaca-kaca menatap Hwi Gyeong.


Bersambung.......

Comments

Popular posts from this blog

I Have a Lover Ep 29 Part 2

Sebelumnya... Seok sedang galau di kamar yang dulu ditempati Hae Gang. Tak lama kemudian, sang ayah datang. Seok mengaku bahwa mungkin dia harus keluar dari rumah untuk sementara waktu karena ia tidak bisa mengendalikan dirinya. “Berusaha melupakan dengan putus asa akan membuatmu bertambah putus asa. Tidak bisakah putus asamu berkurang sedikit?” tanya sang ayah. “Aku punya penyesalan. Aku menyesal dan itu membuatku gila. Aku seharusnya menikahinya saat kau menyuruhku tahun lalu. Maka dengan begitu, dia akan berada di sampingku selamanya. Setidaknya, aku bisa mengatakan padanya untuk tinggal, untuk memohon padanya untuk tinggal. Aku rasa aku tidak bisa melepaskannya. Aku rasa tidak bisa membiarkan itu terjadi. Aku rasa aku tidak akan pernah bisa melepaskannya.” Jawab Seok. “Hanya kau menahan seseorang, hanya karena kau menyukainya, itu hanya akan membuat tanganmu sakit.   Tanpa bisa merasakan kehangatan, kau akan berteriak kesakitan. Itu sebabnya cinta bertepuk sebelah ...

I Have a Lover Ep 50

Sebelumnya.... “Aku rasa aku jatuh cinta lagi padamu.” Ucap Jin Eon begitu Hae Gang menghampirinya. “Aku sudah tahu.” jawab Hae Gang. “Berikan tasmu.” Pinta Jin Eon. “Tidak mau, tas melambangkan harga diri seorang wanita.” Jawab Hae Gang. “Berikan padaku. Tas wanitaku melambangkan harga diriku.” ucap Jin Eon. Hae Gang pun tersenyum, lalu memberikan tas alias keranjangnya yang berisi peralatan mandi pada Jin Eon. Jin Eon kemudian menyuruh Hae Gang menggandeng lengannya. Hae Gang pun menggandeng lengan Jin Eon, dan selanjutnya keduanya beranjak pergi menuju sauna dengan senyum terkembang. “Kau akan memakai itu?” tanya Hae Gang saat melihat Jin Eon sedang memilih2 baju sauna. “Aku pernah memakainya dulu.” Jawab Jin Eon. “Tak bisa kubayangkan…” dan Hae Gang pun tersenyum geli, “… tapi entah bagaimana tampaknya akan lucu.” “Awas ya kalau kau jatuh cinta padaku.” Ucap Jin Eon.   Ajumma penjaga sauna kemudian memberitahu bahwa Jin Eon...

I Have a Lover Ep 15 Part 2

Sebelumnya <<< Di ruangannya, Jin Eon tengah memikirkan sesuatu sampai-sampai ia tak menyadari Manajer Byeon yang masuk ke ruangannya. Manajer Byeon datang membawakannya makanan. Manajer Byeon lantas menatap Jin Eon dengan tajam sambil bertanya-tanya bagaimana caranya agar ia mengetahui apa yang dipikirkan Jin Eon. Manajer Byeon kemudian mengumpat-ngumpat karena harus masuk ke kantor di Hari Minggu. Jin Eon lalu berbalik dan terkejut menatap Manajer Byeon. Manajer Byeon langsung memasang tampang manis dan berkata dirinya membawakan makanan untuk Jin Eon. Namun Jin Eon menyuruh Manajer Byeon makan sendiri karena ia mau pergi. Manajer Byeon pun mengejar Jin Eon, namun langkahnya terhenti karena makanannya jatuh. Bersamaan dengan itu, Tae Seok juga keluar dari ruangannya. Ia pun tertegun melihat Jin Eon. “Apa yang akan kau lakukan di kantor hari libur begini?” tanya Jin Eon. “Bagaimana denganmu? Apa kau akan pulang ke rumah?” tanya Tae Seok balik. “Tidak.” Jawab Jin...