Sunday, December 9, 2018

The Promise Ep 12 Part 1

Sebelumnya...


Na Yeon terus dan terus menunggu Tae Joon di bandara. Karena Tae Joon tak kunjung kelihatan, Na Yeon pun menghubungi Tae Joon.

Tae Joon sendiri yang berada di rumah sakit kandungan, bingung harus menjawab telepon Na Yeon atau tidak. Ia tidak tahu harus mengatakan apa pada Na Yeon.

Saat telah mengambil keputusan, saat itu juga seorang suster keluar dan memanggil Tae Joon sebagai wali Se Jin. Tae Joon diminta masuk oleh suster.

Se Jin hamil!!

*Astaga, ini laki nebar benih teroooos... perlu ditebas nih laki model begini.


Scene kemudian berpindah pada Hwi Kyung yang menyuruh supir taksi menyetir lebih cepat, tapi supir taksi berkata, tidak ada gunanya ia mengebut jika lalu lintas padat karena itu adalah jam sibuk. Supir taksi lantas menyarankan untuk menghubungi seseorang yang menunggu Hwi Kyung jika ada.


Hwi Kyung pun langsung membuka tasnya, bermaksud mengambil ponselnya tapi ia baru sadar jika ponselnya terakhir diletakkannya di dalam jaket yang ia berikan pada Na Yeon.

Terpaksa lah Hwi Kyung meminjam ponsel si supir taksi.


Na Yeon sedang bertanya pada petugas bandara. Petugas bandara pun mengatakan, jika penerbangan dari Boston ke Incheon sudah tiba sejak tadi. Na Yeon lantas bertanya, jam berapa penerbangan berikutnya tapi petugas bilang tidak ada penerbangan dari Boston lagi untuk hari itu.

Na Yeon sontak bingung.


Ponsel Hwi Kyung bergetar, tapi Na Yeon tidak menyadarinya.

Hwi Kyung pun menghela napas Na Yeon tidak menjawab ponselnya.

Supir taksi menyarankan mereka kembali ke bandara tapi Hwi Kyung bilang tidak perlu dan berkata akan mencoba menghubungi ponselnya lagi nanti.


Na Yeon yang cemas, akhirnya meninggalkan pesan di ponsel Tae Joon.

"Apa yang terjadi Tae Joon-ah? Kau bilang, kau akan tiba hari ini jam 3. Aku sangat cemas jadi langsung hubungi aku setelah mendengar pesan ini."


Setelah meninggalkan pesan untuk Tae Joon, ponsel Na Yeon berdering, telepon dari guru Sae Byeol yang bertanya apakah nenek Sae Byeol yang akan datang menjemput Sae Byeol.

"Aku tidak bisa menghubungi nenek Sae Byeol."

Tak lama kemudian, Na Yeon kaget mendengar kata-kata guru Sae Byeol. Ia pun bergegas pergi.


Perawat mencoba menyuapi Pimpinan Park, tapi Pimpinan Park tidak mau makan. Tak lama, Kyung Wan dan Yoo Kyung datang.

"Dia lahir dengan selera makan yang besar, jadi cobalah lagi." ucap Yoo Kyung.

Perawat mengerti dan beranjak keluar untuk mengganti makanan.


"Abeoji, ini ayah Se Jin. Kau mengenaliku?" tanya Kyung Wan. Dan Yoo Kyung pun memegang tangan ayahnya.

"Abeoji, ini aku. Abeoji ttal." ucap Yoo Kyung.

Tapi Pimpinan Park malah menarik tangannya dan menanyakan Hwi Kyung dan Young Sook.

Sontak lah, si Yoo Kyung kesal dan langsung keluar dari kamar ayahnya.

"Mereka akan segera tiba. Mohon bersabarlah." jawab Kyung Wan.


Pimpinan Park lantas memegang tangan Kyung Wan. Kyung Wan pun berterima kasih pada ayahnya karena sang ayah sudah sadar.

*Ini kek nya Pimpinan Park lebih menyayangi Kyung Wan ya ketimbang Yoo Kyung.

Diluar, Yoo Kyung mengumpat ayahnya dengan wajah sedih.


Young Sook turun dari taksi dan berlari masuk ke dalam rumah sakit.

Setibanya di kamar Pimpinan Park, Yoo Kyung malah mengajaknya ribut.

Kyung Wan pun menyuruh Yoo Kyung diam dan memberitahu Young Sook bahwa Pimpinan Park sudah siuman.

Kyung Wan lantas menyusul istrinya keluar.


Dan Young Sook langsung duduk disamping suaminya.

"Terima kasih sudah bertahan. Sekarang belum waktunya. Uri Hwi Kyung-i bahkan masih belum tenang. Kau harus melihat dia menikah dan menimang cucumu. Sampai saat itu tiba, kau tidak boleh meninggalkanku."

Young Sook lalu menenggelamkan kepalanya ke tangan Pimpinan Park.

"Kenapa aku harus mati secepat itu? Aku tidak akan mati karena tidak mau melihatmu bersama pria lain." jawab Pimpinan Park sambil mengelus kepala Young Sook.

Young Sook pun membenarkan hal itu dengan mata berkaca-kaca bahwa dia akan menikah lagi jika Pimpinan Park meninggalkannya.

"Jadi kau harus hidup lebih lama agar aku tidak menikah lagi." pinta Young Sook.

"Bangunkan aku kalau Hwi Kyung datang. Aku sudah banyak tidur tapi masih saja lelah." jawab Pimpinan Park.


Se Jin yang lagi makan dengan Tae Joon pun lega mendengar kabar dari sang ibu tentang kakeknya yang sudah siuman. Se Jin lalu berkata, juga merindukan ibu dan juga ayahnya dan akan segera ke rumah.

"Bukankah sudah kubilang, semua baik-baik saja jika ibuku tidak menelpon kita. Aku akan menyalahkanmu selamanya jika kita pergi tanpa mencoba mie soba dulu." ucap Se Jin.

"Kau benar-benar ingin memakan ini?" tanya Tae Joon.

"Kau tidak tahu? Ini adalah makanan yang tepat." jawab Se Jin.


Yoo Kyung kesal karena Se Jin tidak langsung pulang ke rumah. Beberapa detik kemudian, ia cemas kalau Se Jin benar-benar sudah memiliki pacar.


Tak lama, Young Sook datang dan duduk disamping Yoo Kyung. Yoo Kyung kembali mengajak Young Sook ribut dengan menyindir

Hwi Kyung yang masih belum datang juga melihat sang ayah.

Young Sook yang tidak punya tenaga meladeni Yoo Kyung pun menyuruh Yoo Kyung pulang tapi Yoo Kyung bilang dia di rumah sakit lantaran menunggu Se Jin.

"Aku yakin dia akan datang duluan sebelum anakmu yang berharga itu datang." ucap Yoo Kyung lalu beranjak pergi.


Na Yeon ke rumah Tae Joon dan mencari Man Jung. Tapi sepertinya Man Jung tidak di rumah karena tidak kunjung membuka pintu untuk Na Yeon. Na Yeon sendiri tampak cemas.

Dan memang benar Man Jung tidak di rumah. Ia berada di klub, sedang menari dengan seorang pria.


Hwi Kyung tiba di rumah sakit sebelum Se Jin dan bertemu Yoo Kyung dan Kyung Wan di ruang tunggu.

Ia minta maaf karena datang terlambat. Kyung Wan pun menyuruh Hwi Kyung menemui Pimpinan Park. Hwi Kyung mengerti dan langsung menuju kamar ayahnya.

Yoo Kyung mengkritik Hwi Kyung lagi sambil menatap Hwi Kyung dengan tatapan kesal.

"Apa gunanya datang terlambat dan bersikap seperti anak yang baik?"

*Anak lu sendiri malah sibuk dua-duaan dengan pacarnya, bukan langsung ke rumah sakit. Bisa-bisanya dia mengkritik Hwi Kyung.


Hwi Kyung masuk ke kamar ayahnya dan melihat ayah dan ibunya tertidur.

Hwi Kyung lantas membelai kepala ibunya, membuat ibunya terbangun.

Young Sook sontak kaget melihat Hwi Kyung nya sudah pulang.

"Bagaimana wajah yang cantik ini bisa menjadi keriput seperti ini? Kau terlihat tua belakangan ini. Yoo Kyung Noona terlihat cantik.  Kau harusnya merawat dirimu."

"Bagaimana bisa kau mengatakan itu pada ibumu? Kita sudah lama tidak bertemu." jawab Young Sook sambil memukuli Hwi Kyung.

"Ibu, pukulanmu masih terasa sama." ucap Hwi Kyung sambil tertawa.

"Reuni ibu dan anak macam apa yang membuatku terganggu?" tanya Pimpinan Park.


Hwi Kyung pun langsung duduk disamping ayahnya. Ia berterima kasih karena ayahnya sudah sadar dan meminta ayahnya tetap sehat agar bisa mengawasi ia dan sang ibu.

"Aku bisa mati kapan saja, jadi menikahlah dan biarkan aku menimang cucu. Ada wanita yang ingin kukenalkan denganmu jadi temuilah dia." pinta Pimpinan Park.

Hwi Kyung pun meminta sedikit waktu pada sang ayah.


Se Jin dan Tae Joon datang. Setelah berbasa-basi sedikit, Se Jin pun memperkenalkan Tae Joon secara resmi pada kedua orang tuanya dan mengatakan, mereka akan menikah.

Sontak Yoo Kyung terkejut tapi tidak dengan Kyung Wan yang menyambut Tae Joon dengan ramah dan menyuruh Tae Joon bekerja di Baekdo minggu depan.


Tak lama, Hwi Kyung dan ibunya keluar. Hwi Kyung dan Se Jin pun langsung berpelukan. Se Jin lalu meminta maaf karena tidak sempat mengunjungi Hwi Kyung di Amerika karena terlalu sibuk.

Hwi Kyung lantas melirik Tae Joon. Se Jin pun memberitahu Hwi Kyung bahwa ia dan Tae Joon akan segera menikah.

Singkat cerita, setelah saling memperkenalkan diri, Hwi Kyung mengajak Se Jin menemui Pimpinan Park.


Sementara Yoo Kyung mengajak Kyung Wan bicara soal kata-kata Se Jin tadi yang akan menikah dengan Tae Joon. Kyung Wan pun menjelaskan siapa Tae Joon pada Yoo Kyung.

Yoo Kyung tambah sewot.

"Apa salahnya? Mereka sudah saling mengenal sejak lama dan mulai berkencan."

"Siapa orang tuanya?"

"Se Jin baru datang, kita bisa bicara itu nanti."


Sementara itu, Joong Dae dan Eun Bong sama-sama kaget mendengar tentang Se Jin yang sudah kembali.

"Kau dengar Reporter Baek Saimusa dari Jungle News?"

"Reporter misterius yang menggunakan nama samaran." jawab Joong Dae.

"Ada apa dengan Reporter Baek Saimusa?"

"Reporter yang hanya menyelidiki rahasia orang-orang kaya." jawab senior mereka.

Senior mereka lalu mengatakan, bahwa Se Jin sudah kembali dari Korea sejak kemarin bersama seorang pria.

"Namja? Nugu?" tanya Eun Bong.

"Itu tugas kalian untuk mencari tahu siapa dia dan apa hubungan mereka."

Tak lama kemudian, Eun Bong cemas kalau pria itu adalah Tae Joon.


Na Yeon kembali ke rumah Tae Joon tapi Man Jung masih belum pulang juga.

Na Yeon lalu menghubungi sang ibu dan bertanya apa sudah ada kabar soal Sae Byeol.

Mal Sook yang juga berkeliaran di jalan mencari Sae Byeol berkata belum ada.

"Kau sudah bertemu Man Jung?"

"Belum dan dia tidak bisa kuhubungi."

"Bagaimana kalau dia membawa Sae Byeol ke tempat karaoke. Terakhir kali, dia membawanya ke sana dan menyebabkan masalah besar."


Mendengar itu, Na Yeon pun berniat mencari putrinya ke tempat karaoke tapi saat itu, Man Jung pulang dan Na Yeon langsung menanyakan Sae Byeol.

Tapi Man Jung keliatan tidak peduli cucunya hilang dan malah menyalahkan Na Yeon atas hilangnya Sae Byeol.


Na Yeon pun langsung pergi mencari Sae Byeol.

Di jalan, ia sempat berpapasan dengan mobil yang ditumpangi Se Jin dan Tae Joon.


Se Jin mengantarkan Tae Joon ke hotel. Se Jin menyuruh Tae Joon menginap di hotel sampai sang ayah menemukan tempat yang bagus untuk Tae Joon.

Tae Joon lantas menyuruh Se Jin pulang. Ia takut Se Jin sakit karena udaranya cukup dingin.

Se Jin kemudian melepaskan syalnya dan melilitkannya ke leher Tae Joon.

"Kau lah satu-satunya orang yang akan kedinginan." jawab Se Jin.


Se Jin lalu menutup kaca taksi. Taksinya pun melaju tapi berhenti lagi atas perintah Se Jin. Se Jin lalu turun dan berlari ke arah Tae Joon hanya untuk mencium Tae Joon dan memberikan foto hasil USG anak mereka.

"Pastikan kau menyimpan foto Uri Choong Myung di dalam dompetmu." pinta Se Jin.

Bersambung ke part 2.......

Baek Do Hee akan segera muncul gaes..

Part berikutnya Sae Byeol ketemu. Dimana dan bagaimana ketemunya? Tunggu part berikutnya ya gaes..

Dan Tae Joon ke rumah Na Yeon.

No comments:

Post a Comment